NADIKABAR.COM — Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) resmi meluncurkan RSCM Center for Cornea and Ocular Surface Restoration (CAREs) guna memperluas akses pelayanan kesehatan mata, khususnya bagi pasien dengan penyakit kornea dan permukaan okular kompleks dari seluruh Indonesia.

Direktur Utama RSCM, Dr. dr. Supriyanto mengatakan di Jakarta, Kamis, layanan terpadu itu mengintegrasikan transplantasi kornea, restorasi permukaan okular, bedah refraktif berbasis laser, dan Bank Mata RSCM dalam satu sistem pelayanan.

Fasilitas itu, katanya, diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) 2026 dan dua tahun berdirinya Bank Mata RSCM.

"Pengembangan layanan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan penanganan kebutaan akibat kelainan kornea yang masih dapat dipulihkan melalui transplantasi, tetapi terkendala keterbatasan jaringan donor," kata Supriyanto.

Berdasarkan data RSCM per Oktober 2026, sebanyak 444 pasien masih menunggu kornea, dengan lebih dari separuh telah menunggu lebih dari satu tahun. Sementara itu, sebagian besar kornea yang digunakan untuk transplantasi di RSCM masih didatangkan dari luar negeri.

Kondisi ini menegaskan pentingnya penguatan sistem donasi kornea nasional, mulai dari edukasi masyarakat, konseling keluarga, pengelolaan jaringan, hingga distribusi kepada pasien yang membutuhkan. Karena itu, RSCM CAREs dirancang untuk memastikan proses donasi kornea dapat terhubung dengan pelayanan transplantasi yang aman dan terintegrasi.