NADIKABAR.COM — Ruben Onsu gak tinggal diam usai video call dengan seorang pria diduga sengaja disebarkan di media sosial, salah satunya akun Instagram Sarwendah. Dia juga mengambil tindakan soal dugaan akses ilegal yang menimpa Betrand Peto.

Minola Sebayang, selaku kuasa hukum, membenarkan Ruben Onsu mengambil langkah hukum untuk dua masalah tersebut.

"Benar, ya, bahwa klien kami, Ruben Onsu, pada tanggal 11 Oktober 2026 itu telah membuat dua laporan, bukan hanya satu laporan. Hanya saja jamnya berbeda yang dilaporkan cenderung sama, ya," kata Minola Sebayang ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2026).

Ruben membuat laporan yang pertama pada Minggu (11/10/2026) dini hari dan yang kedua pada pukul 15.00 WIB. Laporan pertama yang Ruben Onsu buat adalah dugaan akses ilegal terhadap email Betrand Peto.

Adanya dugaan peretasan ke email pribadi Betrand Peto diduga membuat video-video pribadinya saat nongkrong bareng teman tersebar di media sosial.

"Jadi, ada dugaan suatu tindakan perbuatan melawan hukum, masuk ke akun atau data pribadi seseorang, ya. Dalam hal ini Saudara BP dan kemudian, mengambil tanpa hak, ya, mengambil tanpa hak, data-data, foto, video, yang ada di akun atau di email-nya BP. Dan kemudian, menyalahgunakan video yang diambil tersebut, dengan beredarnya video-video milik pribadi BP, tanpa seizin BP, yang dipublikasikan oleh beberapa akun," beber Minola.