"Ya, jadi ada dua perbuatan. Yang pertama adalah perbuatan meretas, ya atau illegal access, ya, atau masuk ke dalam data pribadi seseorang, mengambil data yang ada di dalamnya, ini satu perbuatan hukum. Kemudian data yang diambil ini dibagikan untuk kemudian dipublikasikan. Ya, dan ada beberapa akun yang, eh, secara terang-terangan mempublikasikan data pribadi tersebut," lanjutnya.

Pihak Ruben Onsu menduga adanya peretasan karena hal-hal yang bersifat pribadi itu tidak akan mungkin diketahui oleh pihak lain tanpa ada yang menyampaikan atau memberikan data tersebut. Ya, tanpa sepengetahuan dan tanpa seizin dari si pemilik data.

Betrand Peto ikut mendampingi Ruben Onsu saat membuat laporan. Kini laporan tersebut sudah resmi dibuat. Mereka melaporkan akun dari alamat email sarwendah29@gmail.com.

"Itu emailnya. Yang kita laporkan akunnya dan ada dua nomortelepon, masing-masing 0817-***-**** dan 0817-****-***. Dan nomor ini, disampaikan oleh BP, sepanjang yang dia ketahui adalah nomor telepon SW, ya," kata Minola.

Penyanyi berusia 21 tahun itu mengaku kaget ketika data-data pribadinya yang orang gak ketahui bisa tersebar. Dia berusaha mencari tahu, ternyata data akunnya ada keterkaitan dengan email yang disebutkan.

"Oleh karena itu, dia melakukan pengecekan, siapa orang terakhir yang masuk ke dalam datanya di. Dari situ semuanya terungkap. Bahwa ternyata selama ini data akunnya itu ada keterkaitan atau keterpautan dengan email yang tadi disebutkan sebagai email yang patut diduga meretas dan kita laporkan," tegas Minola.