Hal itu juga sempat dibahas oleh New York Times yang menyampaikan kemungkinan Xbox akan dipisah menjadi perusahaan independen, tetapi tetap bekerja sama dengan Microsoft. Namun Sharma memberikan tanggapan yang membuat potensi tersebut sangat kecil kemungkinannya untuk terwujud.

"Kami masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh bersama Microsoft, dan kami akan mengambil pandangan jangka panjang," katanya.

Penolakan ini muncul ketika Xbox mengalami perubahan besar di bawah kepemimpinan barunya. Sharma sebelumnya mengatakan bahwa divisi game Microsoft perlu berubah setelah investasinya di Game Pass, perilisan multiplatform, dan portofolio konten yang lebih besar gagal tumbuh dengan cepat.