NADIKABAR.COM — Bagi konsumen, daging sapi mungkin hanya sebatas potongan merah yang dipilih di pasar, ditimbang, lalu dibawa pulang untuk dimasak menjadi rendang, semur, rawon, atau sup.

Namun, di balik kesederhanaan itu, ada perjalanan panjang yang jarang terlihat. Sebelum sampai di meja makan, daging melewati sejumlah tahapan, mulai dari peternakan, rumah potong hewan, pengangkutan, hingga titik penjualan. Pada setiap tahap, ada prosedur yang harus dijaga dan risiko yang harus dikendalikan yang pada akhirnya menentukan apakah daging yang kita makan benar-benar aman.

Oleh karena itu, memilih daging sapi tidak semestinya hanya didasarkan pada warna, harga, atau besar kecilnya potongan. Konsumen perlu melihat lebih jauh, mulai dari tempat membeli, cara penanganan, kondisi fisik daging, hingga kepastian asalnya.

Pesan tersebut kembali mengemuka di Kota Surabaya, Jawa Timur. PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda mengajak masyarakat lebih selektif memilih daging sapi dengan menerapkan prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal atau ASUH.