Sementara itu, won Korea Selatan menguat 0,29 persen dan dolar Hong Kong terapresiasi 0,02 persen.

Di sisi lain, seluruh mata uang utama negara maju kompak melemah terhadap dolar AS. Euro Eropa turun 0,28 persen, poundsterling Inggris melemah 0,31 persen, dolar Australia terkoreksi 0,80 persen, dolar Kanada terdepresiasi 0,32 persen, dan franc Swiss melemah 0,09 persen.

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah ditutup melemah tipis akibat tekanan sentimen penghindaran risiko (risk-off) global.