Kontrak berjangka minyak mentah Brent, acuan internasional, untuk pengiriman November sempat diperdagangkan pada harga 101,68 dolar AS per barel, turun 2,12 persen dari harga penutupan sebelumnya di angka 103,87 dolar AS per barel.

Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), acuan AS, untuk pengiriman November turun 2,32 persen menjadi 93,85 dolar AS per barel dari 96,08 dolar AS per barel.

Berdasarkan faktor-faktor tersebut, rupiah diprediksi berkisar Rp17.800-Rp17.900 per dolar AS.