Kenaikan tarif sebesar 100 persen yang sama juga berlaku terhadap barang-barang dari lima negara yang dinilai paling berperan dalam memfasilitasi penghindaran sanksi terkait minyak Rusia.

Namun, Trump mengecualikan tarif tersebut dengan alasan kepentingan nasional Amerika Serikat dan telah menyampaikan sertifikasi resmi kepada Kongres, menurut Gedung Putih.

Pengecualian itu akan tetap berlaku hingga presiden atau menteri luar negeri AS memutuskan bahwa tindakan lebih lanjut perlu diambil.

Di samping itu, konflik Ansarullah Yaman dengan Arab Saudi yang masih berlangsung turut mempengaruhi pergerakan rupiah.

β€œSerangan-serangan baru ini meningkatkan kekhawatiran mengenai stabilitas kawasan dan menegaskan risiko yang terus ada terhadap pasokan energi dari wilayah tersebut, sehingga menjaga harga minyak tetap berada di atas 100 dolar AS per barel,” kata Ibrahim.