Penguatan rupiah terjadi sesaat setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan BI rate di level 5,75% pada siang kemarin. Selain itu, suku bunga deposit facility 4,75% dan lending facility 6,50%.

Pejabat Gubernur Sementara BI Destry Damayanti mengatakan keputusan ini sebagai upaya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah.

"Keputusan ini tetap konsisten dengan upaya memperkuat stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak tingginya gejolak global akibat perang di Timur Tengah," kata Destry dalam pengumumannya, Rabu (19/8/2026) kemarin.