"Rusia terus menunjukkan, berulang kali, kebencian mereka terhadap Ukraina dan segala sesuatu yang ada di sini," katanya.
"Jika Rusia benar-benar menginginkan de-eskalasi, ada peluang setelah situasi di Oleshky untuk terus mengambil langkah-langkah kemanusiaan. Kami telah mengusulkan hal ini. Namun, Rusia justru terus membunuh orang." Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha, merujuk pada serangan tersebut dan mendesak berbagai negara untuk menolak partisipasi Rusia dalam ajang olahraga tingkat tinggi. Desakan ini muncul menyusul putusan dari pengadilan olahraga tertinggi yang memerintahkan agar Rusia diikutsertakan kembali dalam turnamen-turnamen besar.
"Rusia layak mendapatkan kecaman, isolasi, dan konsekuensi, bukan jalan kembali untuk dihormati di kancah internasional," tulis Sybiha di platform X.
"Kejahatan-kejahatannya tidak dapat dipisahkan dari benderanya, tim nasionalnya, ataupun upayanya untuk mendapatkan kembali legitimasi internasional," tulis Sybiha.