NADIKABAR.COM — Pasukan Rusia mengebom sebuah sekolah yang digunakan sebagai titik distribusi bantuan di sebuah desa di wilayah Zaporizhzhia, Ukraina tenggara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan layanan darurat menyatakan serangan itu menewaskan 26 orang.
Dilansir Reuters, Selasa (3/11/2026), layanan darurat menyebutkan dua anggota tim penyelamat dan empat petugas kepolisian termasuk di antara korban tewas di desa Komyshuvakha. Lima orang lainnya kini dirawat di rumah sakit, termasuk dua petugas penyelamat.
Dalam pidatonya, Zelensky mengatakan pasukan Rusia menjatuhkan bom udara ke sebuah sekolah di desa tersebut, yang digunakan sebagai tempat berlindung sekaligus lokasi penyaluran bantuan kemanusiaan setiap hari Senin.
Menurutnya, tidak ada kegiatan belajar-mengajar di sekolah tersebut. Sebab desa tersebut berada terlalu dekat dengan garis depan pertempuran dalam perang yang telah berlangsung selama 4,5 tahun.