Trump mengklaim telah melakukan pembicaraan yang sangat sukses dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam pembicaraan tersebut, Rusia sepakat segera memasok lebih dari 300.000 metrik ton solar ke pasar AS dan global, setara dengan sekitar 2,25 juta barel bahan bakar.

Sebagai perbandingan, AS mengekspor sekitar 1,5 juta barel solar per hari. Setelah pembicaraan tersebut, utusan Putin, Kirill Dmitriev, memuji kerja sama antara Rusia dan AS melalui unggahan di platform X.

Menurut sumber yang mengetahui persoalan tersebut, Dmitriev sebelumnya meminta pejabat AS memberikan izin ekspor solar ke pasar Amerika bagi seluruh perusahaan minyak besar Rusia. Permintaan itu disampaikan saat kunjungannya ke Washington bulan lalu.

Pada Oktober 2025, AS menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan minyak Rusia terkait perang Moskow di Ukraina yang dimulai pada 2022. Ekspor solar tersebut berpotensi memberikan pendapatan miliaran dolar kepada Rusia yang dapat digunakan Putin untuk melanjutkan perang.