NADIKABAR.COM — Kemarau membuat sumur warga Lenteng Agung mengering. Sebanyak 74 KK kini mengandalkan bantuan air bersih gratis dari BPBD dan PAM Jaya.
Jakarta - Kemarau membuat sumur warga Lenteng Agung mengering. Sebanyak 74 KK kini mengandalkan bantuan air bersih gratis dari BPBD dan PAM Jaya.
Sebanyak 74 kepala keluarga (KK) di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, terdampak kekeringan yang menyebabkan berkurangnya pasokan air bersih. Kondisi tersebut membuat BPBD Jakarta Selatan bersama PAM Jaya menyalurkan air bersih secara gratis kepada warga, Jumat (18/9/2026).
Personel BPBD Jakarta Selatan terlihat mengisi air ke dalam ember milik warga yang terdampak kekeringan. Penyaluran air dilakukan sebagai langkah penanganan awal bagi masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.
Sebanyak 74 KK yang tersebar di 10 RT tercatat mengalami kesulitan air bersih. Pendataan warga terdampak dilakukan sebagai tindak lanjut arahan gubernur dan wali kota untuk memetakan wilayah yang mengalami dampak musim kemarau.
Kekeringan membuat pasokan air bersih warga berkurang. Selain debit air yang menurun, sejumlah warga juga menghadapi kondisi air yang menjadi keruh.
Sejumlah warga sebelumnya telah berupaya memenuhi kebutuhan air dengan membuat sumur. Namun, sumur dengan kedalaman sekitar 20 meter tersebut masih mengalami kekeringan sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan air warga.
Melihat kondisi tersebut, BPBD Jakarta Selatan bekerja sama dengan PAM Jaya menyalurkan air bersih secara gratis kepada warga.
Bantuan air diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama mengalami krisis air bersih.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air dalam aktivitas sehari-hari selama kondisi kekeringan berlangsung.
Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta menerbitkan peringatan dini terkait potensi kekeringan meteorologis kategori awas di sejumlah wilayah. Peringatan tersebut diprediksi berlangsung pada 11 hingga 20 September 2026.