"Misalnya kita kehilangan handphone, sebenarnya bisa kan? Karena kita tahu CCTV-nya. Selama ini kita nggak tahu, jadi pasrah saja," tuturnya.
Salah satu peserta, Mary (40), mengatakan informasi mengenai Namu Balai Kota perlu disebarluaskan agar semakin banyak warga yang tertarik berkunjung. Menurutnya, tidak sedikit masyarakat yang sudah lama tinggal di Jakarta tetapi belum mengetahui adanya kesempatan untuk melihat langsung bagian dalam Balai Kota.
"Harus lebih luas lagi promosinya ke masyarakat yang di Jakarta. Karena mungkin orang Jakarta yang sudah lama di sini pun belum pernah tahu di sini kan, ternyata boleh Namu," kata Mary.
Namu Balai Kota dapat dikunjungi secara gratis. Namun, pengunjung tetap perlu membayar apabila membeli makanan, minuman, maupun produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dijajakan di lokasi.
Masyarakat dapat menikmati area publik, community playground, dan area UMKM tanpa melakukan reservasi khusus.
Sementara itu, pengunjung yang ingin mengikuti kegiatan Tur Balai Kota, Nonton Pilem, dan Kids on Air wajib melakukan reservasi terlebih dahulu melalui aplikasi JAKI atau kanal pendaftaran resmi yang tersedia.
Kegiatan Namu Balai Kota berlangsung pukul 08.00-16.00 WIB. Informasi mengenai jadwal terbaru dan panduan kunjungan dapat diakses melalui situs resmi Namu Balai Kota, Instagram @namu.balaikota, serta TikTok @namu.balaikota.