NADIKABAR.COM — Jadi tinggal scan, isi nominal dan bayar! Proses pembayaran menggunakan QR ini juga mampu melintasi batas negara hanya dalam satu genggaman.
Di Indonesia, metode pembayaran digital menggunakan QR ini bernama QRIS, penyebutan yang benar adalah Kris bukan Kyuris apalagi Kiris ya pembaca!.
QR Indonesian Standard (QRIS) ini diluncurkan oleh Bank Indonesia (BI) pada 17 Agustus 2019 lalu. Meskipun awalnya QRIS cuma bisa dipakai buat bayar di dalam negeri, tapi kini QRIS bisa digunakan buat pembayaran di negara lain.
Misalnya di Tokyo, Jepang, QRIS sudah bisa digunakan di sejumlah merchant atau toko mulai dari Shibuya, Akihabara, Shinjuku sampai Harajuku. Beberapa toko di Osaka, Kanagawa, Saitama sampai Kyoto juga sudah menerima pembayaran menggunakan QRIS.
Hah? Nggak salah kampanye pembayaran non tunai di Jepang, di mana penduduknya masih tunai banget? Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali menyebut penggunaan QRIS di Jepang karena tingginya mobilitas masyarakat Indonesia yang datang ke sana. Ricky juga optimistis QRIS di Jepang bisa tumbuh signifikan.
"Kita harapkan (QRIS) di Jepang akan meningkat signifikan, karena ada hubungan ekonomi antara kedua negara yang begitu besar. QRIS akan membantu transaksi yang dilakukan kedua negara dalam hal cross border payment sehingga efisien, aman, cepat dan QRIS akan cepat berkembang," kata dia di Tokyo.
Dia menceritakan transaksi QRIS Indonesia-Jepang terus menunjukkan perkembangan positif. Transaksi QRIS Indonesia outbound di Jepang dalam kuartal II 2026 tercatat mengalami peningkatan 95% dibandingkan kuartal sebelumnya. Perkembangan ini menunjukkan semakin meningkatnya pemanfaatan QRIS oleh masyarakat Indonesia saat bertransaksi di Jepang.
Berdasarkan data Japan National Tourism Organization (JNTO), kunjungan dari Indonesia ke Jepang pada Januari hingga Agustus 2026 mencapai sekitar 451,2 ribu orang, meningkat 11,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Momentum ini akan terus didorong melalui perluasan merchant, terutama di lokasi strategis dan destinasi yang banyak dikunjungi masyarakat Indonesia, serta penguatan edukasi dan promosi penggunaan QRIS.
Ricky menjelaskan bank sentral akan terus memperkuat sinergi untuk memperluas akseptasi QRIS di Jepang, bersama Payments Japan Association (PJA), penyedia jasa pembayaran, acquiring agents, mitra industri Jepang, KBRI Tokyo, serta pemangku kepentingan terkait.