"Damp (truck) kami ada tujuh, kalau dikali tiga rit jadi (21 rit). Dan satu damp (truck) itu biasanya membawa sampah sekitar 4 kubik. Besar jumlahnya (sekitar 20 ton lebih). Pekerja kami jadi ekstra membersihkan sampah di sungai," ungkap Lale.

Sampah yang diangkut dari sungai-sungai di Mataram diangkut petugas Dinas PUPR Mataram ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok, Lombok Barat. Lale bersyukur tidak ada penolakan pengiriman sampah ke TPA itu karena tidak ada alternatif tempat pembuangan lain.