Ketika diisi daya selama kurang lebih 30 menit, baterai Galaxy S26 FE mencapai antara 65 persen hingga 70 persen. Sementara itu, pengisian penuh hanya membutuhkan waktu kurang dari 70 menit.
Masuk bagian dapur pacunya, Galaxy S26 FE ditenagai chipset Exynos 2500 berfabrikasi 3nm AP. Chipset ini membawa kinerja yang baik untuk aktivitas sehari-hari.
Ketika digunakan sebagai daily driver, perangkat tidak mengalami lag atau perlambatan sama sekali. Misalnya, ketika digunakan untuk berpindah aplikasi, menonton film maupun produktivitas.
Terlepas dari itu, Galaxy S26 FE juga mampu mengatasi panas dengan cukup baik. Saat digunakan untuk mengambil video sekitar 15 menit maupun menonton video hingga 30 menit, bodi belakang ponsel tidak terasa panas.
Pemrosesan ini dipadukan dengan opsi memori RAM 8GB serta kapasitas penyimpanan internal yang bervariasi mulai dari 128GB, 256GB, hingga 512GB. Khusus pengguna yang sering membuat konten dari smartphone, saya menyarankan untuk memilih varian 512GB.
Galaxy S26 FE menjalankan One UI 9 berbasis Android 17 yang sebenarnya tidak membawa perubahan tampilan dari generasi sebelumnya. Namun, antarmuka ini membawa sejumlah fitur Galaxy AI dari ponsel flagship yang merupakan peningkatan dari Galaxy S25 FE.
Galaxy S26 FE kini dilengkapi dengan fitur Now Brief yang diperbarui. Melalui fitur ini, pengguna bisa mendapatkan kartu ringkasan berisi informasi seperti cuaca hari ini dan insight wellness. Pengguna juga dapat membuat kartu mereka sendiri dengan satu perintah sederhana.
Fitur selanjutnya adalah Now Nudge yang kini dapat diperluas ke sejumlah aplikasi dan notifikasi pihak ketiga. Fitur ini akan memberikan saran yang tepat waktu dan relevan kepada pengguna serta membantu mereka mengubah insight menjadi rutinitias harian dengan lebih mudah.
Selanjutnya, Circle to Search yang kini memungkinkan pengguna dapat mencari beberapa objek dalam satu gambar sekaligus. Sehingga, mereka lebih mudah menemukan informasi terkait produk, tempat maupun objek hanya dalam satu langkah.
Galaxy S26 FE layak menjadi daily driver. Perangkat juga cocok untuk pengguna yang baru beralih ke smartphone Samsung maupun pengguna Samsung A Series yang ingin upgrade ke smartphone flagship.
Pasalnya, Galaxy S26 FE membawa layar AMOLED yang lega, performa cepat, kamera utama dan selfie yang mumpuni, daya tahan baterai yang tahan lama, sistem operasi teranyar, fitur Galaxy AI terbaru hingga dukungan tujuh tahun pembaruan sistem operasi.
Kelemahan Galaxy S26 FE terletak pada bodi belakang perangkat yang licin, sehingga pengguna harus membeli casing pelindung sebab perusahaan tidak menyediakannya pada kotak pembelian. Sementara itu, penampang tersebut juga mudah kotor akibat sidik jari.
Selain itu, Galaxy S26 FE juga membawa harga yang lebih mahal jika dibandingkan dengan generasi pendahulunya. Hal ini yang perlu menjadi pertimbangan sebelum membeli karena perangkat tidak membawa peningkatan yang signifikan dari generasi pendahulunya.