NADIKABAR.COM — Bagaimana caranya agar sebuah film bisa bertahan dari gempuran waktu sehingga bisa dinikmati dari generasi ke generasi?

Itulah semangat yang dihadiirkan di Tokyo International Film Festival 2026 lewat pemutaran Behind the Flickering Light: The Archive (Anak Sabiran, Di Balik Cahaya Gemerlapan: Sang Arsip), bagian dari program CROSSCUT ASIA+ yang juga dihelat Japan Foundation.

Behind the Flickering Light: The Archive (Anak Sabiran, Di Balik Cahaya Gemerlapan: Sang Arsip) adalah dokumenter sepanjang 160 menit yang dibuat Fuad Fauji, Hafiz Rancajale, dan Mahardika Yudha bersama Misbach.