NADIKABAR.COM — Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, melakukan pemeriksaan terhadap Rumah Pangan Kita (RPK) yang menjual beras SPHP guna mencegah praktik pengoplosan serta memastikan beras yang disalurkan sesuai dengan ketentuan.

Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna Pencius Siburian mengatakan di Natuna, Jumat, pemeriksaan tersebut dilakukan menyusul temuan dugaan pengoplosan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dikemas ulang dan dijual sebagai beras premium di salah satu daerah. Pemeriksaan dilakukan pada Jumat di Pasar Rakyat Ranai.

SPHP merupakan beras bermutu medium program pemerintah Indonesia yang disalurkan melalui Perum Bulog. Beras ini dihadirkan hingga ke perbatasan untuk menjaga ketersediaan pasokan, mengendalikan inflasi, serta memberikan akses beras berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat

"Menyusul kejadian di salah satu daerah tersebut, kami turun langsung ke wilayah kerja Perum Bulog Cabang Natuna untuk melakukan pemeriksaan dan menindaklanjuti apabila ditemukan indikasi kecurangan," ucapnya.