NADIKABAR.COM — Pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat terus dipercepat. Hingga 5 Oktober 2026, sebanyak 2.085 unit telah selesai dan siap ditempati, sementara 1.862 unit lainnya sedang dalam proses pembangunan.

Pemerintah secara bersamaan terus memperbarui data kebutuhan agar pembangunan huntap dapat menjangkau seluruh penerima yang berhak. Berdasarkan rekapitulasi terbaru, kebutuhan pembangunan huntap di tiga provinsi mencapai 57.027 unit. Jumlah tersebut berkembang seiring verifikasi dan pemutakhiran data masyarakat terdampak di lapangan.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Amran, mengatakan pembangunan huntap menjadi salah satu pekerjaan utama dalam fase pemulihan permanen. Hal itu diungkapkannya saat konferensi pers di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, hari ini.