"Tentunya kita berharap dapat segera dituntaskan, di mana pembangunan hunian tetap ini masih menjadi pekerjaan besar. Rekap laporan mencatat 2.085 unit selesai dari rencana 57.027 unit," kata Amran dalam keterangan tertulis, Senin (5/10/2026).
Dia mengatakan pemutakhiran data terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan yang baru teridentifikasi tetap masuk dalam perencanaan. Hal itu juga bertujuan agar masyarakat yang memenuhi persyaratan tidak tertinggal dari program pemulihan hunian.
"Karena memang target ini bertambah terus. Jadi pemerintah tetap mengakomodasi ketika ada masukan bahwa ini kekurangan atau ada kebutuhan lagi. Tetap didata terus dan perkembangan terkait dengan jumlah unit yang akan dibangun akhirnya bertambah," ujar Amran.