Lebih lanjut, Raja Juli memastikan seluruh unsur terkait terus berupaya maksimal untuk menuntaskan proses pencarian dan evakuasi. Ia menyebut upaya tersebut dilakukan di bawah koordinasi Pangdam, Kapolda, gubernur, dan bupati setempat.
"Jadi sekali lagi ini maksimum insyaallah di bawah kepemimpinan Pak Pangdam, Pak Kapolda, Pak Gubernur, Pak Bupati, seluruh jajaran. Perintah Pak Presiden untuk melakukan proses evakuasi dan penyelamatan ini bisa berjalan dengan baik," kata dia.
Sebelumnya, helikopter milik Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) mengalami kecelakaan atau crash saat bertugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Insiden itu menyebabkan dua prajurit TNI AD yang gugur adalah Letkol CPN (Anum) Dudi Firmansyah, Kapten CPN (Anum) Nurhafiz Akbar. Sementara satu prajurit yang masih dalam pencarian adalah Sertu (Anum) Heri Prasetyo.
Kemudian, lima prajurit lainnya yakni Kapten Korps Penerbangan Febri, Kapten Korps Penerbangan Sugand, Letnan Dua Korps Penerbangan Fercis, Prajurit Satu Gilang, serta Sersan Kepala Kadiya ditemukan selamat dan tengah menjalani perawatan medis.