SBY mengingatkan pentingnya memiliki tujuan, bersedia berkorban, serta mengerahkan kemampuan terbaik. Tantangan, menurutnya, merupakan bagian dari perjalanan yang harus dihadapi dengan semangat dan keyakinan.
"Lebih bagus do something daripada do nothing. Bahwa nanti ada masalah, ada dinamika, selalu begitu kehidupan itu," papar SBY.
Peluncuran 'Diana Memang Manja' turut diisi pemutaran video 'SBY & Dunia Seni', penyerahan simbolis novel oleh penerbit Kompas Gramedia, serta penyerahan buku novel kepada 14 penerima dari berbagai latar belakang.
Penampilan Neo Jibles melengkapi suasana malam yang mempertemukan sastra, musik, dan kisah perjalanan hidup. Sebagai bagian dari peluncuran, SBY menyerahkan novel 'Diana Memang Manja' secara simbolis kepada 14 penerima dari berbagai latar belakang, yakni Metz dari 3 Pemuda Berbahaya, Bonny dari Brasakustik, Shelvi dari Thomshell, Sari Koeswoyo yang mewakili generasi kedua Koes Plus, Alberthiene Endah, Beby Tsabina, Novita Wibowo, Inggrid Kansil, Sundari Soekotjo, Dina Lorenza, Dede Yusuf, Nora Trystiana, Djoko Suyanto, serta Wakil Presiden (Wapres) ke-11 RI Boediono.
Melalui 'Diana Memang Manja', SBY mengajak pembaca memasuki cerita yang dekat dengan pengalaman banyak orang: mencintai, kehilangan, menjaga kenangan, dan perlahan menemukan keberanian untuk kembali melangkah.
Sebagai informasi, acara tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Annisa Larasati Pohan; Siti Rubi Aliya Rajasa; Menteri Transmigrasi RI (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara; Menteri Ekonomi Kreatif RI (Ekraf) Teuku Riefky Harsya.
Hadir pula Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor; Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/BPN) Ossy Dermawan; hingga Ketua Ayo Muliakan Sungai, Irwan Fecho.
Turut hadir anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, antara lain Muhammad Lokot Nasution, Rizki Aulia Rahman Natakusumah, dan Bambang Purwanto.