"Kami sedang berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Semoga SDN 4 bisa menjadi prioritas penanganan bencana. Artinya, kita akan prioritaskan dan semoga masuk," ujarnya.
Dia mengatakan, persoalan anggaran menjadi salah satu tantangan dalam penanganan kerusakan fasilitas pendidikan tersebut. Kendati demikian, Pemkab Enrekang memastikan perbaikan fasilitas yang tidak layak akan tetap menjadi prioritas perbaikan.
"Masalah anggaran tentunya (kendala sekolah belum direnovasi). Tapi kami pastikan ini semua akan diprioritaskan untuk mendapat fasilitas yang layak. Apalagi dengan kejadian ini, jadi perhatian serius," katanya.
Pemkab Enrekang menargetkan upaya perbaikan SDN 4 Maroangin dapat direalisasikan pada tahun ini. Saat ini komunikasi dengan pemerintah pusat masih terus dilakukan untuk mencari dukungan anggaran penanganan.
"Kita usahakan tahun ini bisa dapat. Kita sementara komunikasi dengan pemerintah pusat," ungkapnya.
Menurutnya, kondisi keuangan daerah Enrekang saat ini membuat dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan. Karena itu, Pemkab Enrekang berharap pemerintah pusat dapat membantu percepatan penanganan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan.
"Dengan kondisi keuangan Enrekang sekarang, kami masih berharap besar ke pemerintah pusat," terangnya.