Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Sebelas tahun menjaga napas Karang Mumus
Minggu pagi, 27 September 2026, matahari menyapa Samarinda dengan cahaya lembut yang membelah kabut tipis. Di tepian Sungai Karang Mumus, aliran air yang tenang mem
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Senin, 28 September 2026 pukul 05:40 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Pendekatan halus itu rupanya lebih menyentuh ketimbang teguran keras. Perlahan, perubahan mulai terlihat.
"Apakah sekarang sudah tidak ada lagi yang membuang sampah ke sungai? Tentu masih ada," akunya jujur. "Namun, jumlahnya sudah jauh berkurang. Kemajuan itulah yang membuat kami terus melangkah."
Selain membersihkan air, GMSS-SKM aktif merawat bantaran sungai. Mereka menanam dan menjaga pohon di sepanjang tepian agar akarnya mengikat tanah dan mencegah longsor. Bagi GMSS-SKM, sungai bukan sekadar aliran air, melainkan ruang hidup yang butuh dirawat dan dijaga.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.