"Kemudian telur ayam juga surplus bahkan ekspor. Nah, hanya ada masalah di tingkat peternak itu harga telur ayam Rp 20.000-21.000. Harusnya Rp 26.000 dan Rp 30.000, harusnya. Tetapi juga ironisnya di konsumen Rp 40.000-45.000. Ini di atas HET tertinggi, ada anomali," paparnya.

"Alhamdulillah terima kasih Pak Kabareskrim, juga Pak Kapolri kami sudah bicara, sudah mulai menindak. Baru diumumkan harga sudah turun, jadi harga turun di konsumen. Jadi ini kabar baik," sambung Amran.