Di pasar mobil impor, penjualan kendaraan yang tidak diproduksi di Jepang juga mengalami pertumbuhan. Asosiasi Importir Mobil Jepang (JAIA) mencatat penjualan mobil impor mencapai 17.026 unit pada Agustus, naik 6% dibandingkan tahun sebelumnya.

Menariknya, kendaraan listrik mengambil porsi cukup besar dari penjualan mobil impor tersebut. Berdasarkan data Nikkei, proporsi EV mencapai 22%, menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah.

Meski angka penjualannya baru 81 unit, BYD Racco disebut-sebut meraih atensi besar dari konsumen Jepang. Soalnya dua minggu setelah diperkenalkan, mobil ini diklaim telah mendapatkan angka pemesanan sebanyak 1.000 unit.