Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Sekjen PBB kecam keras serangan udara mematikan di Myanmar
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres merasa prihatin dengan laporan mengenai serangan udara militer di Negara Bagian Rakhine, Myanmar, dan "mengutuk keras" sera
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Rabu, 30 September 2026 pukul 11:10 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Sejumlah kelompok oposisi etnis saat ini sedang memerangi pemerintahan Min di berbagai wilayah negara tersebut.
Rakhine sebagian besar merupakan tempat tinggal bagi komunitas Rohingya, kelompok mayoritas Muslim, yang telah menghadapi persekusi oleh junta Myanmar maupun kelompok-kelompok oposisi lainnya.
Selama bertahun-tahun, ratusan ribu orang Rohingya telah dipaksa keluar dari negara Asia Tenggara yang mayoritas penduduknya beragama Buddha tersebut.
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.