NADIKABAR.COM — Malaysia meliburkan sekolah-sekolah di Kuala Lumpur dan beberapa wilayah lainnya pada Jumat (9/10) waktu setempat. Langkah ini diambil saat kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Indonesia menyebabkan kualitas udara memburuk hingga ke level yang tidak sehat.
"Saya telah menginstruksikan seluruh dinas pendidikan negara bagian dan kantor pendidikan tingkat distrik untuk terus memantau situasi kabut asap, dan mengambil tindakan segera jika kondisi mengharuskannya," kata Menteri Pendidikan Malaysia, Fadhlina Sidek, dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir AFP, Jumat (9/10/2026).
"Saya juga memahami bahwa keputusan apa pun untuk menutup sekolah-sekolah akan berdampak pada aktivitas sehari-hari para orang tua," ucapnya, sembari merinci daftar sekolah yang ditutup sepenuhnya atau sebagian di lima negara bagian dan dua wilayah federal Malaysia.
"Ke depannya, kita akan memastikan bahwa setiap keputusan penutupan sekolah diinformasikan lebih awal agar orang tua memiliki waktu yang cukup untuk bersiap-siap," ujar Fadhlina dalam pernyataan pada Kamis (8/10) malam.