NADIKABAR.COM — Investasi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) semester I 2026 mencapai Rp11,40 triliun. Nilai ini naik 11,85 persen dibanding periode yang sama pada 2025.

Semarang - Investasi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) semester I 2026 mencapai Rp11,40 triliun. Nilai ini naik 11,85 persen dibanding periode yang sama pada 2025.

Peningkatan investasi tersebut menunjukkan sektor tekstil masih menjadi salah satu bidang industri yang menarik perhatian investor. Aliran investasi tidak hanya masuk ke sektor hilir, tetapi juga menyasar industri hulu yang berperan memasok bahan baku dan bahan setengah jadi untuk kebutuhan industri garmen nasional. tim redaksi FOTO/Aprillio Akbar

Di tengah pertumbuhan investasi, aktivitas produksi tekstil juga terus berjalan di berbagai daerah. Salah satunya terlihat di rumah produksi Zie Batik, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, tempat perajin menyelesaikan pembuatan kain batik tulis. tim redaksi FOTO/Aprillio Akbar

Pertumbuhan investasi diharapkan dapat memperkuat rantai industri TPT nasional, mulai dari penyediaan bahan baku hingga produksi pakaian jadi. tim redaksi FOTO/Aprillio Akbar

Kondisi ini sekaligus membuka peluang bagi pengembangan industri tekstil dan meningkatkan daya saing produk tekstil Indonesia. tim redaksi FOTO/Aprillio Akbar