NADIKABAR.COM — Terpidana mati di Amerika Serikat yang tak mati usai disuntik mati, Christa Pike, telah keluar dari rumah sakit. Dia keluar usai menjalani perawatan usai eksekusi suntik mati terhadap dirinya gagal pada akhir bulan lalu.

Dilansir BBC, Minggu (11/10/2026), Pike (50) telah dikembalikan ke penjara tempat dia menjalani hukuman selama 30 tahun terakhir dan terus menerima perawatan medis. Piket selamat dari dua kali suntikan mati menggunakan obat pentobarbital pada 30 September yang sempat membuatnya berada dalam kondisi kritis.

Pike kembali sadar awal pekan ini dan mulai bisa berbicara. Hal ini mengejutkan para ahli, staf medis, maupun pengacaranya.

Kasusnya kini memasuki situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, karena dia diperkirakan sebagai satu-satunya orang yang selamat dari upaya eksekusi melalui suntikan mati. Dalam pernyataan mereka, pengacara Pike mengatakan bahwa dia 'berterima kasih kepada petugas tanggap darurat dan tim medis atas perawatan yang diberikan dalam situasi luar biasa ini'.