NADIKABAR.COM — Panitia Seleksi Anggota Komisi Nasional Disabilitas (KND) mengumumkan hasil seleksi administrasi calon anggota Komisi Nasional Disabilitas. Dari 869 pendaftar, sebanyak 101 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tahapan berikutnya.
Ketua Panitia Seleksi Anggota Komisi Nasional Disabilitas, Mohammad Nuh, mengatakan kriteria anggota Komnas Disabilitas mendatang harus memiliki kepedulian tinggi. Selain itu, calon anggota terpilih juga dituntut memiliki kompetensi mumpuni dalam menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan disabilitas.
"Setelah dia punya kepedulian, punya kompetensi, tetapi yang ketiga dan tidak kalah penting adalah dia punya integritas," ujar Nuh dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, integritas moral yang kuat diperlukan agar anggota Komisi Nasional Disabilitas mampu mengangkat harkat dan martabat serta mendorong kemajuan kelompok penyandang disabilitas. Selain kepedulian, kompetensi, dan integritas, anggota Komisi Nasional Disabilitas juga dituntut mampu menggerakkan berbagai sumber daya, baik di dalam maupun luar negeri.
"Oleh karena itu, kita memerlukan tim maupun Komisi Nasional Disabilitas yang memiliki fungsi sebagai penggerak sumber daya. Harapannya, ini bisa menghasilkan lompatan. Tidak berjalan di tempat, tetapi ke depan ada lompatan yang luar biasa," tuturnya.
Nuh juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi digital bagi para penyandang disabilitas. Langkah tersebut dinilai penting agar mereka mampu beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi dan tuntutan era digital.
"Termasuk bagaimana caranya kita membekali saudara-saudara kita dengan kompetensi digital karena memang sekarang eranya era digital," ujarnya.
Lebih lanjut, Nuh menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendaftar yang telah berpartisipasi dalam proses seleksi administrasi tersebut. Apresiasi ini ditujukan baik bagi peserta yang dinyatakan lolos maupun yang belum berhasil melangkah ke tahapan berikutnya.
"Hidup itu kompetisi. Ada yang lolos, ada yang tidak lolos, itu sesuatu yang biasa. Yakinlah, di luar sana masih banyak ruang dan kesempatan untuk berbakti, untuk mengabdi, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat," jelasnya.