Uji coba insinerator telah dilakukan sejak pertengahan Agustus 2026. Namun, saat pengoperasian awal, mesin sempat terkendala masalah pada sistem instalasi kabel. Akibatnya, sejumlah komponen, termasuk kipas, tidak dapat berfungsi.

Kendala tersebut kini telah diperbaiki. Insinerator sudah kembali normal dan siap digunakan untuk pengelolaan sampah. Wiguna mengatakan perbaikan masih menjadi tanggung jawab pihak penyedia karena mesin tersebut masih dalam masa pemeliharaan.

"Sempat ada kendala, tapi sudah diperbaiki dan sekarang sudah siap untuk operasional kembali," ujar Wiguna.