NADIKABAR.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta terus mendorong rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah jadi energi (waste to energy). Rencana ini merupakan kelanjutan dari rencana pembangunan fasilitas Intermediate Treatment Facility (ITF) di kawasan Sunter, Jakarta Utara, yang sempat mangkrak.
Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut proyek pembangunan fasilitas ubah sampah jadi energi ini membutuhkan investasi sebesar Rp 5,3 triliun. Fasilitas ini direncanakan mampu mengolah 2.200 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 35 megawatt (MW).
"Dengan kapasitas pengolahan sampah 2.200 ton per hari, ITF Sunter dirancang untuk mereduksi volume sampah lebih dari 80%, sekaligus menghasilkan listrik hingga 35 MW dengan perkiraan nilai proyek Rp 5,3 triliun," tutur Pramono dalam acara Jakarta Investment Festival 2026, Jakarta Pusat, Jumat (28/8/2026).