Operasi pembersihan besar-besaran mulai dilakukan di berbagai kota hari ini, mulai dari Lille di utara, Marseille di selatan, Strasbourg di timur, hingga Bordeaux di barat daya, tempat sekelompok orang bertopeng menyerbu kediaman pejabat pemerintah setempat (prefek).

Di Paris, etalase toko yang hancur, sepeda-sepeda yang hangus terbakar, dan coretan slogan-slogan yang disemprotkan pada dinding menjadi saksi bisu atas hari yang awalnya dimulai dengan demonstrasi damai, namun kemudian berujung pada kekerasan.

Di Limoges, para pekerja tengah mendata kerusakan pada balai kota berusia 143 tahun yang sebagian hancur akibat aksi pembakaran.

Kerusuhan ini telah meningkatkan tekanan terhadap Macron dan pemerintahannya. Menteri Sebastien Lecornu menyatakan bahwa pemerintah tidak akan "diintimidasi" oleh kekerasan.

Ia menuding kelompok "ultra-kiri" dan para kriminal sebagai pihak di balik kerusuhan tersebut, di tengah situasi menjelang pemilihan presiden tahun depan.