"Kita yang muda nggak masalah pakai tangga, tiap harinya juga lewat tangga. Tapi kasihan kalau liat yang prioritas, yang udah sepuh. Kalau jam padat sore tuh kan crowded, semua mau cepat," tutur Ester.

Senada dengan Ester, penumpang lainnya, Salsabila Raihan (24), juga berharap eskalator segera berfungsi agar dapat mengurai kepadatan di akses tangga saat jam-jam sibuk.

"Semoga cepat selesai perbaikannya, biar kalau pulang kerja nggak parah desak-desakan di tangga," harap Salsa.

Sebelumnya, eskalator di Stasiun Duri mendadak bergerak mundur saat sedang dipadati penumpang pada Sabtu (3/10). Insiden tersebut mengakibatkan 12 orang terjatuh dan mengalami luka-luka.

Pihak KAI telah menyampaikan permohonan maaf atas antrean yang timbul selama proses perbaikan berlangsung. Untuk sementara waktu, para pengguna diimbau menggunakan tangga manual hingga eskalator selesai diperbaiki dan dipastikan aman digunakan kembali.