"Dia paling suka telur. Yang baik dicerna itu kalau ayam kan agak sulit dicernanya. Buah-buahan seperti pisang, jeruk, buah naga, itu yang lembut-lembut dia suka," tuturnya.
Perubahan itu juga terlihat dari berat badan Adnan, dimana selama dua bulan menerima MBG, berat badan sang putra meningkat hampir satu kilogram. Bagi orang lain, angka tersebut mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi Firda, kenaikan itu sangat berarti. Sebelumnya berat badan Adnan cenderung tidak banyak berubah.
"Biasanya menetap berat badannya, paling naik 2 ons saja, jalan di tempat biasanya. Sekarang, berat badan Adnan sudah mendekati 11 kilogram. Sebelumnya, berat badannya pernah berada di angka sembilan kilogram dan dia masuk kategori stunting. Sangat membantu adanya MBG ini," ucap Firda.
Kini Firda masih menanti langkah-langkah kecil berikutnya dari putranya. Ia belum tahu kapan Adnan akan mampu berdiri dan berjalan, tetapi, ia memilih untuk terus mendampingi, memantau, dan memberikan yang terbaik bagi tumbuh kembang anaknya.
Bagi Firda dan keluarganya, setiap kemajuan adalah langkah dan harapan, hingga suatu hari nanti melihat Adnan berdiri dan berjalan dengan kakinya sendiri.