NADIKABAR.COM — Serangan ketiga kelompok Houthi dalam sepekan terhadap bandara internasional Riyadh pada Sabtu menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai 309 lainnya, menurut otoritas penerbangan sipil Arab Saudi.
Korban tewas terdiri atas empat warga Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Yordania, Palestina, Suriah, Sudan, dan Mesir.
Rumah sakit di Riyadh dipenuhi korban yang dibawa menggunakan ambulans dan helikopter. Sejumlah korban dilaporkan dalam kondisi kritis, menurut sumber yang mengetahui situasi tersebut.
Serangan tersebut terjadi tanpa peringatan dan sistem peringatan ancaman Saudi tidak mengeluarkan peringatan sebelumnya. Dua serangan sebelumnya terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh menewaskan empat orang dan merusak parah sebuah pesawat komersial Saudi.
Serangan terbaru ini menjadi yang paling mematikan di Arab Saudi dalam lebih dari satu dekade. Insiden tersebut juga menyoroti kerentanan pertahanan Saudi di tengah operasi militernya terhadap kelompok Houthi.
Koalisi militer pimpinan Saudi berjanji akan merespon serangan tersebut.
Arab Saudi sebelumnya telah melakukan serangkaian serangan yang menargetkan Houthi sebagai bentuk dukungan terhadap pasukan pemerintah Yaman dalam pertempuran melawan Houthi yang didukung Iran.