Otoritas penerbangan sipil Saudi mengatakan seluruh penerbangan dari Riyadh dialihkan pada Sabtu (10/9) dan operasional bandara yang melayani kota berpenduduk sekitar delapan juta orang itu dihentikan sementara.

Kepala kantor media Houthi dalam unggahan di X mengatakan kelompok tersebut telah β€œmenutup bandara internasional Riyadh”. Houthi sebelumnya meminta maskapai menghindari wilayah udara Saudi yang mereka nyatakan sebagai zona operasi militer usai pemerintah Yaman menyerang kelompok itu pada Senin.

Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington mempertimbangkan kemungkinan bergabung dalam serangan Saudi terhadap Houthi.

β€œKami mungkin melakukannya. Kami akan melihatnya. Kami baru mengetahui serangan terbaru ini, jadi kami akan mengambil keputusan. Kami bergerak sangat cepat,” kata Trump kepada wartawan di luar Gedung Putih.

Sementara itu, seorang saksi mata di Bandara King Khalid mengatakan melihat ledakan, kemudian sejumlah orang tergeletak terluka di dalam fasilitas tersebut. Puluhan ambulans terlihat bergerak menuju lokasi.

Seorang pelancong yang terluka mengatakan melihat sesuatu melintas di langit sebelum sebagian plafon di dekat gerbang keberangkatan runtuh.