Angkatan Laut Garda Revolusi Iran menyatakan kapal tersebut melanggar aturan, menurut laporan media Iran pada Selasa (20/10).

Perusahaan pelacak kapal Kpler juga telah melaporkan sedikitnya 18 serangan terhadap kapal dalam dua pekan terakhir.

Analis LSEG juga mengatakan serangan terhadap kapal tanker telah meluas hingga ke luar Selat Hormuz. Iran disebut menargetkan kapal hingga ke selatan Teluk Oman, sehingga mengancam aktivitas pemuatan minyak di luar kawasan Teluk Arab serta transfer minyak antarkapal.

Senin lalu (19/10), Houthi juga mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap fasilitas Saudi Aramco di Yanbu, ladang minyak Shaybah, serta bandara Riyadh dan Abha di Arab Saudi.