Kendati begitu, ia tidak mengungkap berapa banyak anggota parlemen atau pejabat pemerintah yang menerima peringatan tersebut maupun identitas mereka.
Menurut Wildberger, BSI menyarankan para penerima peringatan untuk menganggap perangkat mereka telah disusupi sebagai langkah pencegahan. Pasalnya, pemberitahuan dari Apple tidak meamstikan apakah serangan itu berhasil menembus perangkat atau tidak.
Melansir Euronews, Apple mengirimkan notifikasi ancaman ketika perusahaan meyakini seorang pengguna menjadi target serangan spyware komersial secara spesifik.
Apple menyebut serangan semacam ini jauh lebih canggih dibanding aktivitas kejahatan siber pada umumnya.
Menurut perusahaan, serangan menggunakan mercenary spyware lebih sulit dideteksi dan dicegah. Meski demikian, sebagian besar pengguna perangkat Apple tidak akan pernah menjadi sasaran serangan semacam ini.