"Karena kita sadar Jakarta ini bukan hanya Betawi, Jakarta ada Jawa, ada Bugis, ada Cina, ada Ambon, ada Bali, semuanya ada di sini," ujarnya.
Pemprov DKI juga memiliki program bertajuk Jakarta Penuh Warna yang digelar setiap dua bulan sekali. Program ini menjadi wadah untuk menampilkan kebudayaan sekaligus melibatkan sanggar-sanggar seni di Jakarta.
Rano menilai kegiatan kebudayaan turut memberikan dampak ekonomi bagi kawasan penyelenggaraan acara. Ia mencontohkan tingkat keterisian hotel di sekitar Bundaran HI yang, menurutnya, meningkat dari sekitar 40 persen menjadi 80-90 persen.
Persiapan menuju lima abad Jakarta juga melibatkan partisipasi warga. Salah satunya melalui instalasi seni berbentuk lima bola raksasa yang dipajang di sekitar Monumen Selamat Datang saat kegiatan car free day (CFD) Bundaran HI, Minggu (18/10/2026).
Karya berjudul Jakarta Kulminasi tersebut dibuat oleh seniman Gogor Purwoko. Perwakilan penyelenggara, Dipa Azuri, menjelaskan lima bola itu melambangkan perjalanan Jakarta selama 500 tahun. Setiap bola mewakili satu abad perjalanan Ibu Kota.