Segera cari pertolongan medis darurat apabila mengalami kondisi berikut:

- Nyeri atau tekanan dada yang baru muncul dan tidak diketahui penyebabnya.- Nyeri dada yang berlangsung beberapa menit, tidak membaik, atau hilang kemudian muncul kembali.- Nyeri dada yang muncul ketika sedang beristirahat.- Keluhan dada yang semakin sering, berat, atau berlangsung lebih lama dari biasanya.- Nyeri dada disertai sesak napas, keringat dingin, mual, pusing, atau hampir pingsan.

Jangan menunggu sampai nyeri terasa sangat hebat untuk mencari pertolongan. Hubungi layanan darurat atau minta bantuan medis untuk membawa pasien ke instalasi gawat darurat. Sebisa mungkin, jangan mengemudikan kendaraan sendiri.

Jika seseorang sudah memiliki riwayat angina dan mengalami perubahan pola gejala, kondisi tersebut juga perlu segera diperiksa. Angina yang sebelumnya hanya muncul saat beraktivitas tetapi kemudian terjadi ketika beristirahat dapat menjadi tanda gangguan jantung yang lebih serius.

6. Cara mengurangi risiko angin duduk dan serangan jantung

Sebagian faktor risiko penyakit jantung berkaitan dengan gaya hidup dan kondisi kesehatan yang dapat dikendalikan. Beberapa langkah berikut dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

Zat dalam rokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung.

Tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat meningkatkan beban kerja jantung dan merusak pembuluh darah.

3. Mengendalikan kadar kolesterol dan gula darah

Kolesterol tinggi dan diabetes dapat meningkatkan risiko penyempitan pembuluh darah koroner.

4. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang

Perbanyak sayuran, buah-buahan, biji-bijian utuh, serta sumber protein yang lebih sehat. Batasi konsumsi garam, gula, dan lemak jenuh secara berlebihan.

5. Melakukan aktivitas fisik secara teratur

Pilih olahraga sesuai kemampuan dan kondisi kesehatan. Orang yang sudah mengalami angina sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum meningkatkan intensitas olahraga.

Berat badan berlebih dapat berkaitan dengan tekanan darah tinggi, diabetes, dan gangguan kadar kolesterol.

Periksa tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol secara berkala, terutama jika memiliki faktor risiko atau riwayat penyakit jantung dalam keluarga.

Langkah tersebut dapat membantu mengurangi faktor risiko, tetapi tidak menjamin seseorang sepenuhnya terhindar dari penyakit jantung.

Angin duduk dan serangan jantung merupakan dua kondisi yang sama-sama berkaitan dengan terganggunya aliran darah menuju otot jantung. Angina stabil biasanya muncul saat beraktivitas dan mereda setelah beristirahat, sedangkan serangan jantung dapat menyebabkan kerusakan otot jantung akibat terhambatnya aliran darah.

Meski demikian, keduanya tidak selalu mudah dibedakan hanya berdasarkan gejala. Angina tidak stabil bahkan dapat menjadi tanda kondisi darurat yang berisiko berkembang menjadi serangan jantung.

Oleh karena itu, jangan menganggap remeh nyeri dada, terutama jika muncul secara mendadak, semakin berat, atau disertai sesak napas dan keringat dingin. Pemeriksaan serta pertolongan medis sedini mungkin sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.