Penglihatan kabur. Perubahan kadar gula darah dapat mempengaruhi cairan pada jaringan mata sehingga penglihatan menjadi tidak jelas.
Luka sulit sembuh. Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat mengganggu proses penyembuhan luka.
Sering mengalami infeksi. Sebagian penderita diabetes lebih rentan mengalami infeksi, termasuk infeksi saluran kemih dan infeksi kulit.
Gejala diabetes dapat berbeda pada setiap orang. Bahkan, sebagian penderita diabetes tipe 2 tidak mengalami gejala yang jelas selama bertahun-tahun sehingga penyakit baru diketahui setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.
Apakah sering haus dan buang air kecil pasti berarti diabetes?
Rasa haus dapat meningkat ketika cuaca panas, setelah berolahraga, atau saat tubuh kehilangan banyak cairan. Sementara itu, buang air kecil lebih sering dapat terjadi setelah minum banyak air, mengonsumsi minuman berkafein, atau menggunakan obat tertentu.
Namun, jika kedua gejala muncul secara bersamaan, berlangsung terus-menerus, dan tidak berkaitan dengan perubahan aktivitas atau asupan cairan, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.
Pemeriksaan menjadi semakin penting jika gejala tersebut disertai penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, kelelahan berkepanjangan, atau penglihatan kabur.
Perlu diketahui pula bahwa diabetes tipe 1 dapat berkembang dengan cepat, dalam hitungan hari hingga minggu. Jika rasa haus dan buang air kecil meningkat secara drastis, terutama disertai muntah, nyeri perut, napas cepat atau dalam, atau penurunan kesadaran, segera cari pertolongan medis. Gejala tersebut dapat menandakan komplikasi serius yang disebut ketoasidosis diabetik.