Sejumlah capaian di sektor pangan turut ditampilkan. Pemerintah mencatat swasembada pada delapan komoditas pangan serta cadangan pangan sebesar 5,2 juta ton, tertinggi dalam sejarah Indonesia. Di bidang pemenuhan gizi, Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 62 juta penerima manfaat.

Di sektor pendidikan, pemerintah mencatat 265 Sekolah Rakyat yang telah hadir, dengan 43 ribu anak jalanan kembali bersekolah. Selain itu, sebanyak 30 ribu sekolah telah direnovasi dan 288.180 layar interaktif dibagikan untuk sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. Pemerintah juga meningkatkan insentif guru honorer sebesar 30 persen.

Perhatian terhadap kesehatan masyarakat juga menjadi bagian dari capaian dua tahun pertama. Program Cek Kesehatan Gratis disebut telah memberikan 108 juta layanan, sementara 22 rumah sakit baru dibangun untuk memperluas akses pelayanan kesehatan.

Pada sektor perumahan dan kawasan masyarakat, sebanyak 400 ribu rumah telah selesai diperbaiki. Pemerintah juga mengembangkan 100 Kampung Nelayan Merah Putih serta pembangunan infrastruktur penunjang lainnya, termasuk lebih dari 9.000 kilometer irigasi, 3.500 jembatan, 2.228 kilometer jalan Inpres, dan 3.000 titik air bor baru.

Pada sektor energi, pemerintah juga mencatat capaian swasembada energi melalui BBM Solar B50. Sementara, dalam penguatan pelayanan keagamaan, pemerintah juga membangun Kampung Haji.

Di bidang investasi, dua tahun pertama pemerintahan mencatat nilai investasi sebesar Rp3.923 triliun dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 5.485.944 orang. Pemerintah juga melanjutkan agenda hilirisasi melalui peletakan batu pertama 26 proyek, termasuk pengembangan proyek baterai kendaraan listrik yang dalam video disebut sebagai yang terbesar di Asia Tenggara.