Bagi Yasa, Asian Para Games dan pencapaiannya dalam ajang itu menjadi batu loncatan yang penting, meskipun ia akan berjuang di nomor lain dalam persaingan menuju Paralimpiade.

Ia mengaku tidak merasa khawatir untuk berproses dengan nomor baru dan siap melakukan penyesuaian yang diperlukan untuk bersaing di panggung multicabang olahraga penyandang disabilitas terbesar dunia.

Perjalanan menuju Los Angeles 2028 akan menjadi ujian berikutnya bagi Yasa yang kini bersiap meninggalkan nomor lempar cakram untuk mengejar prestasi di nomor lempar lembing.