Purbaya menegaskan, fokus Kementerian Keuangan adalah memperbaiki administrasi, pengawasan, tata kelola, dan menutup kebocoran. Selanjutnya belanjaan negara mencapai Rp 1.969,6 triliun dan tumbuh 18,6%.
Pada saat yang sama, defisit tetap terkendali sebesar Rp 235,6 triliun atau sekitar 0,91% terhadap PDB sampai akhir Juli. Purbaya juga membuka kemungkinan ada kementerian/lembaga yang mengajukan Anggaran Biaya Tambahan (ABT).
"Kita senang dan deg-degan sebetulnya. Senangnya ternyata masih bisa dikendalikan kan. Takutnya adalah kalau kementerian/lembaga tahu kita baru defisit 0,91%, sebentar lagi kita akan menerima ABT yang besar-besaran mungkin ya," pungkasnya.