Ia mengatakan buyer dipertemukan dengan pelaku usaha Indonesia sesuai kebutuhan dan potensi kerja sama melalui berbagai kegiatan, termasuk business matching, forum bisnis, hingga kunjungan lapangan.

"Kami terus menjembatani pelaku usaha Indonesia dengan pasar internasional melalui jaringan perwakilan RI di luar negeri. Bentuknya mulai dari memberikan informasi mengenai peluang pasar, mempromosikan produk Indonesia, hingga mempertemukan pelaku usaha dengan buyer yang sesuai. Sinergi ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar dan mendorong semakin banyak produk Indonesia masuk ke pasar global," ucap Zelda.

Sementara itu, Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana mengatakan pihaknya akan berkapasitas sebagai PEO pada TEI 2026. Ia menambahkan, TEI 2026 diperkuat melalui kolaborasi dengan lebih dari 154 media lokal dan internasional. Selain itu, upaya promosi kolaboratif juga dilakukan melalui ajang perdagangan internasional di Rusia, Tailan, Hong Kong, Malaysia, dan Australia.

Vibiadhi mengungkapkan PEO mempersiapkan fasilitas untuk mendukung kehadiran buyer potensial dan peluang transaksi di TEI 2026. Lebih dari 200 kamar dipersiapkan bagi buyer yang telah melalui proses penjajakan dan memiliki potensi transaksi atau kerja sama dengan pelaku usaha Indonesia.

"Fasilitasi tersebut menjadi bagian dari upaya penyelenggara untuk mendukung proses bisnis, mulai dari mempertemukan buyer dengan pelaku usaha hingga mendorong terjadinya transaksi selama penyelenggaraan TEI 2026," jelas Vibiadhi.

Sebagai informasi, TEI 2026 didukung oleh Pertamina sebagai mitra strategis, Bank Mandiri sebagai bank mitra, dan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). TEI 2026 juga didukung sejumlah lembaga dan instansi, antara lain Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) serta Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Pada TEI 2025, tercatat potensi transaksi sebesar USD 22,83 miliar, dengan 1.619 ekshibitor, 8.045 buyer, dan 34.550 pengunjung. Produk yang mendapatkan permintaan cukup tinggi pada penyelenggaraan sebelumnya antara lain produk pertambangan, logam mulia, minyak sawit dan turunannya, arang dan briket, serta suku cadang kendaraan. Buyer terbanyak berasal dari Malaysia, Tiongkok, India, Nigeria, dan Mesir.

Informasi lebih lanjut mengenai Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 dapat diakses melalui Instagram @tei.2026 dan situs web tradexpoindonesia.com.