NADIKABAR.COM — Para pemimpin negara seperti Donald Trump, Recep Tayyip Erdogan, dan Emmanuel Macron mungkin tidak akan melewatkan panggung internasional penting seperti Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke 81 atau UNGA81 ini saat kepala pemerintahan seluruh dunia berkumpul di New York. Pasalnya pidato yang mereka sampaikan akan jadi perhatian dunia.

Oleh karenanya, menarik untuk menilik mereka yang tidak memanfaatkan kesempatan ini. Berikut adalah beberapa kepala negara yang memutuskan untuk tidak hadir beserta alasannya.

Kanselir Jerman sebenarnya ingin tampil lebih menonjol di panggung internasional sebagai "Kanselir yang aktif membangun hubungan internasional". Namun, politik dalam negeri kembali menggagalkan rencana tersebut di masa kedua jabatannya: Tiga negara bagian Jerman telah menyelenggarakan pemilu daerah. Dari ketiga pemilu tersebut Merz, sebagai Kanselir Federal sekaligus Ketua partai CDU kini berada di bawah tekanan.

Di Sachsen-Anhalt dan Berlin, partai CDU jelas-jelas mengalami kekalahan telak, sedangkan di Mecklenburg-Vorpommern, partai Merz bahkan tidak lolos ke parlemen negara bagian, sesuatu yang belum pernah terjadi dalam sejarah Republik Federal Jerman.

Merz harus menangani krisis ini dan nampaknya ia tidak ingin memberikan kesempatan pada para lawan politiknya untuk merencanakan pemberontakan saat ia tidak ada. Menteri Luar Negeri Jerman, Johann Wadephul, dikirim sebagai perwakilan.

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni berada dalam posisi yang jauh lebih stabil di pemerintahan dibandingkan Merz. Meskipun demikian, ia menyatakan perlunya menangani urusan dalam negeri minggu ini: Segera setelah KTT NATO awal Juli, Meloni menyatakan bahwa ia baru saja menghadiri beberapa pertemuan puncak internasional dan memiliki kewajiban untuk menangani berbagai isu dalam negeri Italia. Ia mengirim Menteri Luar Negeri Antonio Tajani, untuk mewakilinya.

Presiden Afrika Selatan juga baru saja menghadiri pertemuan puncak internasional yakni KTT BRICS di India. Alasan ketidakhadirannya di Sidang Umum PBB (UNGA) berkaitan dengan kesehatannya. Ramaphosa mengikuti saran medis untuk beristirahat. Kantornya tidak mengungkap secara rinci apa yang menyebabkan kondisi kesehatannya terganggu. Mewakili Afrika Selatan, Menteri Luar Negeri, Ronald Lamola, akan berbicara di podium PBB.

Selain Afrika Selatan, kepala negara dengan kekuatan ekonomi terbesar kedua dan ketiga di Afrika turut absen. Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi akan diwakili oleh Perdana Menteri Mostafa Madbouly. Kantor presiden tidak memberikan alasan mengenai hal ini. Pada tahun-tahun awal masa jabatannya, sejak 2014, al-Sisi secara rutin menghadiri Sidang Umum PBB.