Aki yang menggembung atau mengalami kerusakan fisik sebaiknya segera diperiksa dan diganti karena dapat menunjukkan adanya masalah pada baterai.
Umur juga bisa menjadi pertimbangan. AAA menyebut aki mobil pada umumnya dapat bertahan sekitar tiga hingga lima tahun, meski masa pakainya dipengaruhi oleh kondisi kendaraan, suhu, pola penggunaan dan perawatan.
Mobil yang sering digunakan untuk perjalanan pendek atau terlalu lama tidak digunakan juga dapat mengalami masalah pada kondisi aki.
Jika muncul beberapa tanda tersebut, cara paling aman adalah melakukan pemeriksaan menggunakan alat khusus di bengkel atau tempat servis.
Pemeriksaan menggunakan voltmeter juga dapat memberikan gambaran awal. AAA menyebut aki yang sehat umumnya menunjukkan sekitar 12,6 volt ketika mesin dalam kondisi mati, sedangkan angka di bawah 12,4 volt dapat mengindikasikan kondisi aki mulai lemah.
Namun, angka tegangan saja belum tentu menggambarkan seluruh kondisi aki. Pemeriksaan profesional tetap diperlukan untuk mengetahui kemampuan aki menyimpan dan mengalirkan daya.
Karena itu, jangan menunggu mobil benar-benar tidak bisa dinyalakan. Jika starter mulai berat, lampu meredup atau indikator aki menyala, segera lakukan pemeriksaan agar masalah dapat diketahui sebelum mengganggu perjalanan.